fbpx

Diantara kita mungkin sering banget ngerasa bahwa suatu hal tidak seharusnya berjalan seperti sekarang, berulang kali mempertanyakan tentang kenapa hal ini dapat terjadi, kenapa kok gue kayak gini, kok dia bisa sih kayak gitu tapi gue enggak, dan lain sebagainya.

Perilaku tersebut kita kenal juga dengan istilah overthinking, sederhananya overthinking itu adalah kondisi dimana seseorang memikirkan sesuatu secara terus menerus dan berlebihan, padahal dari apa yang kamu pikirin pun tidak membuahkan solusi sama sekali. Yaudah mikir aja gitu, pertanyaannya tuh persis banget kayak pertanyaan-pertanyaan diatas, atau kayak judul tulisan ini.

Orang yang overthinking itu biasanya mikirin sesuatu  yang udah terjadi, menyesali kondisi “kenapa sih dulu gue ngelakuin itu?”, menyesali apa yang terjadi terus ujung-ujungnya malah ngerasa lemah dan pasrah dengan keadaan. Padahal harusnya kalau kita memang melakukan kesalahan sebelumnya, ya pertama harusnya kita mengakui bahwa kita salah, setelah itu coba analisa kenapa gue ngelakuin itu, terus berubah, janji sama diri gak bakal melakukan kesalahan yang sama lagi di masa depan, setelah itu yaudah hidup aja kayak biasa lagi.

Nahh seperti yang kita tau perilaku overthinking ini bisa menjadi sangat merugikan karena selain membuat waktu dan pikiran tidak produktif, overthinking juga seringkali ngebuat kamu merasa rendah diri, dan akhirnya berujung kepada penurunan semangat dan rasa percaya diri, ujung-ujungnya malah ngeganggu juga ke kesehatan mental kamu.

Terus apa aja sih yang harus dilakukan untuk menghindari perilaku overthinking?

  1. Sadari dan Akui ketika kamu overthinking

Kesadaran adalah langkah pertama untuk mengakhiri overthinking. Saat kamu menyadari bahwa kamu mulai mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat kamu kendalikan, akui bahwa pikiran kamu tidak produktif. Gue yakin kok pasti kamu ngerasa setiap kali kamu overthinking.

  1. Kenali dan Ubah

Setelah kamu sadar kalau kamu lagi overthinking, yaudah tinggalin. Jangan dilanjutin, sangat mudah untuk terbawa oleh pikiran negatif. Maka dari itu belajarlah untuk mengenali dan mengganti kebiasaan overthinking kamu sebelum kebiasaan itu membuat kamu benar-benar stress dan gila. Ngegantinya bisa dengan aktivitas-aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti ngelakuin aktivitas rumah, bersih-bersih, masak, dll. Atau bisa juga diisi dengan melakukan aktivitas hobi, kayak olahraga, baca buku, atau main game juga gak masalah. Setidaknya kalau main game kamu lebih fun dan bisa keluar dari kegalauan kamu.

  1. Tetap Fokus Pada Pemecahan Masalah Secara Aktif

Memikirkan masalah secara terus menerus itu buruk, tetapi mencari solusi dari masalah adalah hal tepat. Yaa daripada bertanya kepada diri “mengapa masalah ini terjadi” secara terus menerus, lebih baik tanyakan pada diri kamu “apa yang bisa gue lakukan setelah ini”, atau “apa yang harus gue lakukan untuk keluar dari masalah ini”. Intinya ketika kamu punya masalah untuk difikirkan, sertakan juga solusi untuk kamu cari dan pertanyakan, jadi bukan cuman fokus pada masalahnya tapi juga fokus pada apa yang harus dilakukan selanjutnya.

  1. Jadwalkan Waktu Untuk Renungan

Nahh ini penting nih, yaa kita akui lah yaa memang kita tidak bisa seratus persen keluar dari masalah yang kita miliki, setiap orang pasti punya masalah, dan ketika masalah satu selesai selalu ada masalah-masalah lain yang telah menanti. Dari pada kita mikirin masalah secara terus menerus dan dalam waktu yang tidak tentu, gimana kalau kamu coba buat memanagenya, sisihkan waktu sekitar 20-30 menit setiap hari atau setiap minggu terserah kamu, khusus untuk kamu melakukan refleksi diri. Selama waktu ini, biarkan diri kamu khawatir, merenungkan, atau memikirkan apa pun yang kamu inginkan dan permasalahkan. Kemudian, setelah waktunya habis, lanjutkan ke sesuatu yang lebih produktif.

Jadi gak ada tuh jam-jam produktif yang digunakan buat overthinking, jadi nanti kalau semisal lagi kerja terus kamu ngerasa kepikiran sama masalah di rumah, kamu ingetin ke diri kamu sendiri bahwa “nanti yaa, jam segini kita mikirin masalahnya, sekarang kerja dlu, oke.”

  1. Berlatih untuk Fokus menjalani hari

Tidak mungkin untuk mengulangi hari yang telah lalu atau mengkhawatirkan hari yang akan datang, hal tersebut hanya akan membuatmu merasa khawatir dan cemas. Daripada kamu mikirin masa depan terus menerus, atau mikirin masalah yang telah berlalu, lebih baik ngejalanin hidup kamu hari ini. Belajarlah untuk hidup hari ini, tidak hidup di masa lalu, atau hidup di masa depan, tapi hari ini. Hiduplah secara utuh di hari ini, lengkap dengan fisik, fikiran, energy dan emosi.

  1. Ubah Channel

Menyuruh diri sendiri untuk berhenti memikirkan sesuatu bisa menjadi bumerang. Semakin kamu mencoba untuk menghindari overthinking. Semakin besar kemungkinan untuk masalah tersebut masuk ke dalam pikiranmu. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan Menyibukkan dirimu dengan suatu aktivitas, projek atau percakapan tentang subjek yang sama sekali berbeda dengan masalah yang kamu hadapi. Coba aktivitas-aktivitas seperti yoga, olahraga, hobi atau ketemu sama orang dan ngobrol-ngobrol juga bagus. Intinya apa saja aktivitasnya yang penting bisa ngebantu kamu ngelupain masalah yang kamu fikirin.

 

Selamat mencoba!