fbpx

Ada orang-orang yang tidak mengerti kenapa kerap dianggap egois oleh lingkungannya. Alasannya sederhana, karena mereka merasa mereka tidak boleh rugi sama sekali. Mereka memiliki prinsip kalau tidak dapat untung tidak terlalu masalah, asalkan jangan sampai rugi. Pemikiran ini mungkin terlihat manusiawi, dimana seseorang mementingkan kebahagian diri sendiri terlebih dahulu sebelum memikirkan kebahagiaan orang lain atau yang akhir akhir ini dikenal luas dengan istilah Self-Love.

Sebenernya Self Love adalah perilaku yang baik untuk kehidupan manusia. Selain memberikan kesehatan pada mental orang yang melakukannya, Self Love juga bisa membantu seseorang untuk lebih jujur kepada lingkungannya. Sayangnya, beberapa orang beranggapan bahwa Self Love itu justru malah identik dengan sikap egois, sombong dan pada kondisi yang ekstrem malah dianggap sebagai sikap yang tidak berperikemanusiaan.

Nah, terus gimana sih cara bedain antara Self Love dengan sikap egois?
Intinya sederhana, perilaku Self Love haruslah didasari oleh hak akan kebebasan kita dan orang lain. Kasarnya, “Kita bebas berperilaku semau kita, selama tidak mengganggu kebebasan orang lain” begitu juga sebaliknya.

Contohnya seperti ini :

Lu sedang naik kereta, karena lu bosen akhirnya lu nyalain musik kenceng-kenceng. Disatu sisi lu bebas ngelakuin itu karena itu hak lu, tapi disisi lain lu egois karena telah melanggar hak orang lain.